Selasa, 20 Januari 2026

JALIN SINERGITAS DAN KOMUNIKASI, TAPM PROVINSI DAN DINAS PMD KALSEL GELAR RAKOR BERSAMA


Banjarbaru - Bertempat di salah satu ruangan aula Dinas PMD Kalsel, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi dan Dinas PMD Kalsel menggelar rapat koordinasi bersama, Senin (19/01/2026).  Mewakili Kepala Dinas PMD Kalsel, Sekretaris Dinas PMD, Raden Mas Ernato Surya Jaya, hadir didampingi semua Kabid dan Kasi yang ada di Dinas PMD Kalsel. Pada pertemuan ini TAPM Provinsi hadir lengkap 5 orang, dipimpin langsung oleh Koordinator  Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Provinsi, Mugiharto Wakhmadi, didampingi Arif Budiman, Jamah Syari, Johan Arifin, dan Meidhi Susanto.  Rapat koordinasi kali ini dilaksananakan bertujuan memperkuat sinergitas dan komuninasi yang terjalin selama ini antara TAPM Provinsi dengan Dinas PMD Kalsel.

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Sekdes PMD Kalsel, Raden Mas Ernato Surya Jaya. Mewalikili Kadis PMD Kalsel, Iwan Ristianto, dalam kata pembuka menyampaikan ucapan permohonan maaf Kadis PMD yang tidak dapat berhadir pada rapat koordinasi hari ini karena ada kegiatan yang tidak dapat diwakilkan.  Selanjutnya, Raden Mas Ernato Surya Jaya, mengatakan rapat koordinasi kali ini dimanfaatkan untuk  sinkronisasi program dan kegiatan semua bidang, serta sinkronisasi dengan kegiatan TAPM Provinsi.  "Rapat koordinasi kali ini dimanfaatkan untuk sinkronisasi program dan kegiatan antar bidang dan juga sinkronisasi dengan kegian TAPM Provinsi, kita berharap dengan bantuan pendampingan oleh TAPM Provinsi target 2026 setiap bidang tercapai,"katanya.

Setelah kegiatan dibuka secara resmi, selanjutnya Sekdes PMD, mempersilahkan kepada perwakilan bidang-bidang Dinas PMD Kalsel yang hadir pada  rapat koordinasi ini memaparkan program dan kegiatan tahun 2026. Setelah itu, baru meminta tanggapan dan masukan dari TAPM Provinsi sebagai bahan diskusi selanjutnya. Perlu diketahui, Dinas PMD Kalsel ada 4 bidang, 1. Bidang Bina Pemerintahan Desa, 2. Bidang Kelembagaan Masyarakat dan Sosial Dasar, 3. Bidang Pengembangan Ekonomi, dan 4. Bidang Pengembangan Kawasan Perdesaan.

Pada kesempatan rapat koordinasi ini, Koordinator Provinsi TPP Kalsel, Mugiharto Wakhmadi, sebelum memberikan tanggapan atas pemaparan kabid dan kasi  semua bidang, terlebih dahulu menyampaikan bahwa TAPM Provinsi yang  ada saat ini 5 orang. Semuanya diserahi tugas untuk mengampu bidang-bidang kegiatan, baik bidang yang ditugas oleh pusat maupun bidang yang menyesuaikan dengan kegiatan Dinas PMD kalsel. " TAPM Provinsi saat ini ditugaskan menjadi PIC atau pengampu bidang kegiatan yang ditugaskan pusat ada 9 bidang, dan sebagai tugas tambahan untuk mempermudah koordinasi dengan Dinas PMD, TAPM Provinsi dibagi mengampu 5 bidang," katanya.

Lebih lanjut, Mugiharto Wakhmadi, menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh TPP disemua jenjang, TAPM provinsi, TAPM kabupaten, PD di kecamatan dan PLD di tingkat desa, merupakan bagian dari pendayagunaan TPP. TAPM Provinsi  memberikan bantuan pendampingan Dinas PMD Provinsi, karena Dinas PMD merupakan leading sektor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dan desa. Padahal pendampingan tidak hanya dengan Dinas PMD, juga bisa dengan SKPD atau lembaga lainnya yang memiliki program atau kegiatan yang bersentuhan langsung  dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dan desa. 

"Bantuan pendampingan dengan Dinas PMD, karena Dinas PMD merupakan leading sektor pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dan desa, bantuan  pendampingan bisa juga dengan SKPD atau lembaga lainnya yang memiliki dimensi persoalan yang sama menyangkut pemberdayaan masyarakat dan desa," jelasnya.

Pak Mugi, biasa disapa, menambahkan, pendayagunaan TAPM Provinsi yang akan dilakukan lebih lanjut oleh  kabid atau kasi Dinas PMD terkait program dan kegiatan dimasing-masing bidang bisa berkoordinasi dengan TAPM Provinsi sesuai bidang yang diampu, namun terlebih dahulu harus memberi informasi kepada koordinator Provinsi. " Setelah rapat koordinasi  hari ini bapak ibu kabid  atau Kasi bisa lebih kanjut berkoordinasi dengan TAPM Provinsi sesuai bidang yang diampu, tapi jangan lupa terlebih dahulu memberitahukan kepada koordinator provinsi," tambahnya

Sekdes PMD, Pak Surya, biasa disapa, sebelum menutup rapat koordinasi menyampaikan ucapan terimakasih kepada TAPM Provinsi yang selama ini sudah mendampingi Dinas PMD Kalsel dalam melaksanakan program dan kegiatan secara maksimal, sehingg beberapa target tercapai.  Berharap rapat koordinasi untuk sinkronisasi sekaligus evaluasi program dan kegiatan tidak hanya dilakukan sekali ini, namun bisa dilaksakanakan beberapa kali lagi kedepannya.

Setelah rapat ditutup secara resmi, Mugiharto Wakhmadi, menyampaikan "rapat koordinasi kali ini terlaksana berawal dari inisiasi TAPM Provinsi dengan ditindaklanjuti berkoordinasi langsung dengan Kadis PMD Kalsel, Iwan Ristianto, pada tanggal 6 Januari 2026, " tuturnya.
(James-PIC Media & Informasi Prov. Kalsel)

































Kamis, 08 Januari 2026

AWALI TAHUN 2026, TAPM PROVINSI KOORDINASI DENGAN KADIS PMD KALSEL


BANJARBARU, Mengawali tahun 2026, TAPM Prov. Kalsel melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas PMD Kalsel, Selasa (6/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruangan Kepala Dinas PMD Kalsel, TAPM Provinsi hadir dengan formasi lengkap 5 orang, dipimpin oleh Koordinator Provinsi TPP Kalsel, Mugiharto Wakhmadi didampingi Arif Budiman, Jamah Syari, Johan Arifin, dan Meidhi Susanto. Pada pertemuan ini, Kepala Dinas PMD Kalsel, Iwan Ristianto, didampingi Kabid. Bina Pemerintahan Desa, Wahyu Widyo Nugroho.

Pada pembuka kalimat koordinasi, koordinator TPP Prov. Kalsel, Mugiharto Wakhmadi, menyampaikan maksud dan tujuan koordinasi kali ini. Selain menyampaikan SK  terbaru terkait kontrak Tenaga Pendamping Profesional (TPP) tahun 2026, Keputusan Kepala BPSDMPMDDT No. 752/2025, juga berharap dalam waktu dekat adanya koordinasi TAPM Provinsi dengan semua bidang di Dinas PMD Kalsel. Hal ini dilakukan untuk memperkuat sinergitas dan soliditas antara TAPM Provinsi dengan Dinas PMD Kalsel dalam mengawal arah kebijakan program pusat dan daerah.

Dihadapan Kadis PMD Kalsel, Koordinator TPP Kalsel, Mugiharto Wakhmadi, menyampaikan  bahwa jumlah TPP Kalsel tahun 2026 berdasarkan SK terbaru no.752 tahun 2025 ada 672 orang, tidak menyatakan lanjut tahun 2026 berjumlah 5 orang, maka tahun 2026 ada 667 TPP eksisting termasuk TAPM Provinsi masih berjumlah 5 orang. 

" Pada tahun 2026 mulanya jumlah TPP Kalsel dari TAPM Provinsi, TAPM Kabupaten, PD dan sampai dengan PLD berdasar SK Kabadan BPSDMPMDDT No.752/2025 berjumlah 672 orang, namun ada 5 orang menyatakan tidak lanjut sebagai TPP di tahun 2026 ini, makanya TPP eksisting saat ini berjumlah 667 orang," kata Mugiharto Wakhmadi.

Kemudian, Mugi, biasa disapa, menambahkan terkait harapan dekat waktu ini dapat dilaksanakan  rapat koordinasi bersama TAPM Provinsi dengan semua bidang yang di Dinas PMD kalsel. Tujuanya, agar rencana program dan kegiatan yang terdapat di masing-masing bidang yang bersentuhan langsung dengan desa diketahui oleh TAPM Provinsi. Selanjutnya,  TAPM Provinsi bisa mendampingi agar program dan kegiatan tersebut berhasil sesuai target.

"Kami TAPM Provinsi berharap adanya rapat koordinasi bersama semua bidang di Dinas PMD lebih awal, agar kami bisa mengetahui rencana program dan kegiatan yang ada di masing-masing bidang termasuk waktu pelaksanaannya. Kenapa hal ini kami anggap penting, agar kami dapat menyusun agenda kerja yang sudah menyesuaikan agenda yang ada di Dinas PMD", tambah Mugi.

Dalam kesempatan ini, Kadis PMD Kalsel, Iwan Ristianto, setelah mendengarkan penyampaian dari Koordinator TPP Provinsi Kalsel, Mugiharto Wakhmadi, Kadis PMD kalsel menyambut baik kunjungan koordinasi ini, beliau menyampaikan terimakasih banyak atas kunjungan dan koordinasi kali ini. Terkait rapat koordinasi internal TAPM Provinsi bersama semua bidang di Dinas PMD harus secepatnya dilaksanakan, karena rapat tersebut sangat penting. Selain menyampaikan program dan kegiatan tahun 2026, juga dapat mengevaluasi hasil capaian progam dan kegiatan tahun 2025.  Kadis PMD Kalsel,Iwan, panggilan akrabnya, mengatakan" rapat koordinasi bersama TAPM Provinsi dengan semua bidang secepatnya dilaksanakan kalau bisa minggu depan dilaksanakan, agar kegiatan  yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan bisa lebih dipersiapkan, seperti pendataan Indeks Desa ", katanya.

Lebih lanjut kadis PMD kalsel menyampaikan "pada  tahun 2026 ini ada pekerjaan rumah besar yang harus ditangani dengan serius yaitu mengawal Indeks Desa, pada 2025 Kalsel menempati rangking 5 nasional, maka pada Indeks Desa 2026 Kalsel kalau tidak bisa naik kelas paling tidak bertahan di rangking 5. Ini tentunya harus berawal dari pengawalan Indeks Desa di level desa, jangan sampai ada desa yang turun status. Untuk mencapai itu semua  perlu bantuan pendamping desa disemua jenjang",tambahnya.

Rapat koordinasi dilaksanakan dalam suasana santai, namun tetap fokus dalam pembahasan yang intinya perlunya sinergitas dan soliditas semua pihak dalam mensukseskan program pusat dan daerah. (James-PIC Media & Informasi Prov. Kalsel)