.
Minggu, 31 Mei 2026
Dukung Percepatan Pemutakhiran Data Indeks Desa 2026, TAPM Prov. Kalsel Selenggerakan Rakor
Senin, 25 Mei 2026
TPP Kab. Kotabaru : Pemeliharaan Jalan Desa di Tanjung Lalak Utara Gunakan Dana Desa Melalui PKTD
Foto Kegiatan PKTD di Desa Tanjung Lalak Utara
Penulis: Irwantono (Pendamping Desa Kec. Pulau Laut Kepulauan, Kab. Kotabaru-Kalimantan Selatan)
Kotabaru, (25/05/2026) – Pemerintah Desa Tanjung Lalak Utara laksanakan kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) berupa pemeliharaan jalan lingkungan desa, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari pihak kecamatan dengan hadirnya Camat Pulau Laut Kepulauan untuk melakukan pemantauan (monitoring) di lokasi pekerjaan.
Kegiatan PKTD ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa melalui pola padat karya yang melibatkan tenaga kerja lokal. Selain bertujuan meningkatkan kualitas jalan lingkungan desa, program ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat setempat. Klik...TPP Kotabaru
Jumat, 22 Mei 2026
TPP Kab. Hulu Sungai Utara : Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan Pembangunan Desa Tahun Anggaran 2026 di Desa Kandang Halang dan Desa Pasar Senin Kecamatan Amuntai Tengah
Pelaksanaan kegiatan monev dan pendampingan dilakukan melalui pemeriksaan administrasi, evaluasi pengelolaan keuangan desa, monitoring pelaksanaan program prioritas Dana Desa, serta pengecekan administrasi pelayanan pemerintahan desa. Kegiatan ini mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, serta regulasi terkait prioritas penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Klik... TPP Kab.HSU
Selasa, 19 Mei 2026
TPP Kec. Barambai Kab. Barito Kuala : Cegah Stunting Dimulai Dari Kepedulian Bersama
Barambai-Selasa (19/05/2026), Pemerintah Desa Karya Baru melaksanakan kegiatan rembuk stunting sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah desa, kader kesehatan, bidan desa, pihak puskesmas, Pendamping desa, Pendamping Lokal Desa, serta berbagai unsur masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Karya Baru Bapak Sugiono, menyampaikan bahwa tugas kader kesehatan bukanlah tugas yang ringan. Dibutuhkan keikhlasan dan semangat bersama dalam membangun desa, khususnya pembangunan manusia, karena pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur semata.
“Ibu-ibu kader mempunyai tugas yang berat, dan kami berharap semuanya tetap ikhlas dalam membantu pembangunan desa, terutama pembangunan manusia. Mari bekerja sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari segi kesehatan dan lainnya,” ujar Kepala Desa.
Beliau juga berharap para kader terus aktif melakukan jemput bola kepada masyarakat agar target pelayanan kesehatan dapat tercapai dengan maksimal. Selain itu, disampaikan pula bahwa gedung posyandu desa direncanakan sudah dapat digunakan pada bulan Agustus mendatang sebagai salah satu prioritas usulan masyarakat untuk menunjang pelayanan kesehatan.
Tidak hanya itu, masyarakat juga mendapat informasi terkait rencana program Sekolah Rakyat di Marabahan yang nantinya menyediakan fasilitas asrama dan dukungan dari pemerintah, sehingga diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Klik..TPP Batola
Rabu, 13 Mei 2026
TPP Kec. Belawang Kab. Batola : Tim Kecamatan Belawang Monitoring Realisasi APBDes Tahap Pertama di Desa Rangga Surya Kecamatan Belawang
Belawang - Senin (12/05), PLH Kepala Desa Rangga Surya Kecamatan Belawang , Akhyar, menyampaikan bahwa piihaknya berkomitmen penuh transparansi anggaran. "Kami terbuka untuk di monitoring semua kegiatan yang bersumber dana dari Alokasi Dana Desa dan Dana Desa. Tahap Partama sudah kami laksanakan sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan kegiatannya. Dan Administrasi juga kami siapkan lengkap sebagai bentuk pertanggung jawaban kami kepada masyarakan desa, "Katanya. Klik...TPP Kec.Belawang
Jumat, 08 Mei 2026
TPP KAB.BARITO KUALA : YUSRIL: DANA DESA BERPOTENSI GAGAL
Dalam arahannya, Yusril menekankan pentingnya penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, berorientasi pada skala prioritas desa, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan sejak awal. Kesalahan dalam menyusun perencanaan akan berdampak pada pelaksanaan kegiatan, administrasi, hingga capaian pembangunan di desa. Klik...TPP Batola
Sabtu, 25 April 2026
TPP KAB.HULU SUNGAI UTARA : KOORPROV TPP KALSEL SERAHKAN DONASI TALI ASIH
Amuntai - Pada hari ini, Jum'at, 24 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan penyerahan Donasi Tali Asih kepada keluarga saudara Almarhum Abi Rahman. Abi Rahman semasa hidupnya bertugas sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD) di 4 Desa yaitu Desa Pulau Tambak, Banyu Hirang, Kutai Kecil dan Telaga Hanyar Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas dari Tenaga Pendamping Profesional (TPP) se Kalimantan Selatan atas berpulangnya almarhum Abi Rahman pada tanggal 27 Maret 2026.
Penyerahan tali asih dilakukan secara langsung oleh Koordinator Provinsi TPP Kalsel, Mugiharto Wakhmadi, didampingi oleh TAPM Provinsi Jamah Syari. Dalam kegiatan tersebut hadir pula TPP Kabupaten Hulu Sungai Utara, Koordinator Kabupaten Barkaturrahim bersama TAPM Kabupaten, Ahmad Noor, Aswan Wibowo, Ana Soraya, dan Rusmita, PD Kec. Amuntai Selatan serta Kepala Desa Simpang Tiga. Adapun total tali asih yang diserahkan sebesar Rp11.000.000,- yang terdiri dari Rp8.000.000,- hasil Donasi TPP se-Kalimantan Selatan dan Rp3.000.000,- sebagai dukungan khusus dari TPP Kabupaten Hulu Sungai Utara. Klik....TPP Kab. HSU
Senin, 20 April 2026
TPP Kec. Wanaraya Kab. Barito Kuala : Sinergi Membuahkan Hasil: Wanaraya Jadi Kecamatan Pertama di Batola yang Rampungkan Pemeringkatan BUMDes Tahun 2026
Wanaraya – Semangat kemajuan desa di Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, Kecamatan Wanaraya resmi menjadi kecamatan pertama di Bumi Ije Jela yang berhasil menyelesaikan 100% proses Pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Per tanggal 16 April 2026 hingga menunggu terifikasi di tingkat pusat , disusul oleh Kecamatan Tabukan dan Mekarsari per tanggal 17 April 2026 . Pencapaian ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bukti nyata bahwa tata kelola ekonomi desa di Wanaraya mulai naik kelas menuju kemandirian yang lebih terukur.
Buah dari Kolaborasi Tiga Pilar
Keberhasilan Wanaraya dalam memacu pemeringkatan ini tidak lepas dari rumus "Segitiga Emas" kolaborasi di tingkat akar rumput. Tidak ada pihak yang berjalan sendirian; semua bergerak dalam satu irama yang sama:
1. Tenaga Pendamping Profesional (TPP): Sebagai garda terdepan, para pendamping desa memberikan kawalan teknis secara intensif. Mulai dari verifikasi dokumen, input data di sistem, hingga memastikan indikator penilaian terpenuhi.
2. Pemerintah Desa (Pemdes): Dukungan penuh dari para Kepala Desa di Kecamatan Wanaraya menjadi kunci utama. Pemdes berperan memfasilitasi kebutuhan data serta memberikan dukungan moral dan kebijakan bagi pengurus BUMDes.
3. Pengurus BUMDes:Sebagai aktor utama, kemauan keras dari pengurus BUMDes untuk berbenah dan transparan dalam pelaporan patut diacungi jempol. Mereka proaktif melengkapi berkas legalitas dan laporan keuangan yang menjadi poin krusial dalam pemeringkatan. Klik...TPP Kec. Wanaraya
Rabu, 08 April 2026
PANTAU PROGRES FASILITASI PEMBUATAN WEBSITE DESA, TAPM PROVINSI DAN TAPM KABUPATEN LAKSANAKAN RAKOR
Banjarbaru - Kegiatan pembangunan desa yang selama ini telah dilaksanakan, sangat perlu diinformasikan ketengah publik terutama warga desa sendiri. Salah satu sarana media yang dapat digunakan sebagai wadah informasi adalah website atau blog. Saat ini Tenaga Pendamping Profesional (TPP) sedang melakukan fasilitasi pembuatan website atau blog desa, untuk memastikan bahwa fasilitasi tersebut berproses dilapangan, maka Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi melaksanakan rapat koordinasi bersama TAPM Kabupaten, Rabu (8/04/2026). Rapat koordinasi dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, diikuti oleh Koordinator TPP Provinsi, TAPM Provinsi pengampu bidang informasi dan media, koordinator Kabupaten dan TAPM Kabupaten pengampu bidang informasi dan media.
Rakor kali ini, selain membahas progres fasilitasi pembuatan website atau blog desa oleh TPP di kabupaten masing-masing, juga dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas kepada TAPM Kabupaten oleh TAPM Provinsi pengampu bidang informasi dan media.
Koordinator TPP Provinsi Kalsel, Mugiharto Wakhmadi, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa secara data Kalsel sudah ada 1.148 desa yang memiliki website, 723 desa yang belum memiliki. Namun, bagi desa yang sudah ada memiliki website, perlu lagi diidentifikasi keaktifannya, sebab sebagian link website tidak bisa dibuka. " Sebagian link website desa tidak bisa dibuka, mungkin apakah ada kesalahan penulisan linknya atau benar linknya tidak aktif, maka perlu diidentifikasi", katanya.
Pengampu bidang informasi dan media ,TAPM Provinsi, Jamah Syari, menyampaikan bahwa kegiatan rakor kali ini adalah sebagai sarana monitoring dan evaluasi terhadap data website yang sudah dikumpulkan oleh TPP dan mendengarkan laporan progres fasilitasi oleh TAPM Kabupaten.
Lebih lanjut, Jamah Syari, menjelaskan bahwa kegiatan rakor kali ini juga disi dengan peningkatan kapasitas terhadap TAPM Kabupaten pengampu informasi dan media terkait pembuatan website dan blog desa, sebab setelah kegiatan hari ini TAPM Kabupaten akan melaksanakan peningkatan kapasitas terhadap Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).
"Mengapa rakor hari ini PD dan PLD tidak libatkan, karena setelah rakor hari ini TAPM Kabupaten akan memberikan peningkatan kapasitas terhadap PD dan PLD, peningkatan kapasitas dilakukan secara berjenjang"ujarnya.
Sebelum menutup penyampaiannya, Jamah Syari, menyampaikan Rencana Tindak Lanjut (RKTL) tahapan pembuatan website desa, rencana bulan April peningkatan kapasitas TPP secara berjenjang dan diharapkan diakhir bulan Mei semua desa sudah memiliki website atau blog desa. " RKTL pembuatan website desa dilaksanakan selama 2 bulan, April sampai dengan Mei semua desa sudah memiliki website",tutupnya.
(James-PIC Media & Informasi Prov. Kalsel)
Selasa, 31 Maret 2026
KOMISI I DPRD KAB.TABALONG SIAP DUKUNG PERTAHANKAN STATUS INDEKS DESA, DITENGAH TURUNNYA ANGGARAN DANA DESA 2026
Banjarbaru - Pemerintah menetapkan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 60,57 triliun. Jumlah ini turun bila dibandingkan anggaran 2025 yang mencapai Rp 71 triliun. Tahun 2026 ini setiap desa mendapatkan anggaran sekitar 200 juta sampai dengan 300 jutaan. Hal inilah yang menyebabkan adanya kekhawatiran akan berdampak pada penurunan status Indeks Desa (ID) tahun 2026.
Menyikapi adanya kekhawatiran turunnya status desa, Komisi I DPRD Kab. Tabalong menyatakan akan siap mendukung mempertahankan status desa-desa di Tabalong tidak mengalami penurunan, ditengah penurunan anggaran Dana Desa. Selain itu, akan berupaya menaikan status desa berkembang menjadi status maju dan status maju menjadi status desa mandiri. Upaya ini dilakukan agar status mandiri Kab.Tabalong dan posisi peringkat 1 di Kalsel 2025 dapat dipertahankan di 2026. Hal demikian, disampaikan oleh Komisi I DPRD Kab.Tabalong disaat melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Dinas PMD Kalsel, bertempat di salah satu aula Dinas PMD Kalsel beberapa hari lalu, tepatnya hari Kamis, ( 26/03/2026).
Pada pertemuan konsultasi dan koordinasi kali ini, anggota Komisi I DPRD Kab. Tabalong berjumlah 9 orang, dipimpin oleh ketua Komisi I, H. Akhmad Helmi, S.H. dan didampingi langsung oleh Kadis PMD Tabalong, Adityapula Nugraha. Dari Dinas PMD Kalsel hadir Kabid. Pengembangan Ekonomi Desa, Muhammad Agus Fariady, Kabid. Kelembagaan Masyarakat dan Sosial Dasar, Noor Saufiah, didampingi 5 orang Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi Kalsel, dipimpin oleh Koordinator Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kalsel, Mugiharto Wakhmadi.
Pernyataan dari Komisi I DPRD Tabalong, berkenaan kesiapan dukungan untuk mempertahankan status Indeks Desa Kab. Tabalong sebagai kabupaten status mandiri dan peringkat 1 di Kalsel, berawal dari adanya penyampaian paparan oleh kasi. Pengembangan Kapasitas Masyarakat, Eko Suhermanto. Pak Eko,biasa disapa, menyampaikan bahwa tahun 2025 status Indeks Desa Kab. Tabalong adalah kabupaten mandiri,menempati peringkat 1 se Kalsel dan peringkat 35 se Indonesia, ada 102 desa mandiri, 17 desa maju dan menyisakan 2 desa berkembang. Di antara 6 deminsi Indeks Desa, dimensi ekonomi dan dimensi lingkugan yang rendah. " Bila Kab. Tabalong mau meningkatkan jumlah status desa, maju ke mandiri, berkembang ke maju, maka harus ada interpensi untuk meningkat dimensi ekonomi dan dimensi lingkungan",katanya.
Hal senada ditegaskan lagi oleh Mugiharto Wakhmadi, Koorprov TPP Kalsel, bahwa walaupun anggaran Dana Desa 2026 turun, jangan sampai berdampak kepada turunnya status desa di Kab. Tabalong. Pada kesempatan ini, berharap Kepada Komisi I DPRD Kab. Tabalong dengan kebijakannya agar bisa mendukung tidak terjadi penurunan status desa, malah sebaliknya bisa meningkatkan status desa berkembang menjadi maju dan status maju menjadi desa mandiri. " Anggaran Dana Desa turun, jangan sampai status desa juga turun,"tegasnya.
Pada kesempatan ini, Kadis PMD Tabalong, Adityapula Nugra, memberikan tanggapan atas penyampaian dari Dinas PMD Kalsel dan Koorprov.TPP Kalsel, bahwa di tahun 2026 ini berupaya semaksimalkan mungkin untuk mempertahankan capaian Indeks Desa Kab. Tabalong sebagai kabupaten berstatus mandiri dan peringkat 1 se Kalsel. Selain itu, berupaya untuk menaikan status desa, 2 desa status berkembang menjadi status maju, dan 17 desa status maju menjadi status mandiri. " Indeks Desa Tabalaong 2026 tidak ada lagi status desa berkembang, yang ada hanya status mandiri dan maju," katanya.
Selanjutnya, Pak Adiya, biasa disapa, menyampaikan tahun 2026 ini ada program dari Pemerintah Kab. Tabalong, 1 desa 1 bank sampah dan pembangunan infrastruktur jalan, untuk memperlancar distrubusi hasil pertanian ataupun perkebunan. Dari program ini, tentunya diharapkan menaikan nilai pada dimensi lingkungan dan dimensi ekonomi pada Indeks Desa, akhirnya status desa juga ikut naik. Sebelum mengakhiri tanggapannya, kadis PMD ,Adiytapula Nugraha, sangat berharap adanya dukungan dari Komisi I DPRD agar rencana tersebut terealisasi.
Sebelum kegiatan konsultasi dan koordinasi ini berakhir, beberapa anggota Komisi I DPRD Kab. Tabalong memberikan tanggapan, bahwa siap mendukung untuk mempertahankan status Indeks Desa di Kab. Tabalong di tahun 2026. Selain itu juga menyapaikan bahwa sudah ada program dan kebijakan daerah yang secara tidak langsung mendukung percapian peningkatan pembangunan desa, khususnya desa-desa yang secara infrastrukur jalan kurang, sebagai akses memperlancar distribusi hasil pertanian maupun hasil perkebunan masyarakat desa.
Di antara anggota Komisi I DPRD Tabalong yang menyampaikan tanggapan adalah Hj. Sumiati, beliau menyampaikan bahwa di daerah pemilihan (dapil) saat ini pembangunan infrastruktur jalan sedang dikerjakan, nantinya setelah pekerjaan ini selesai, diharapkan akan berdampak pada peningktan ekonomi masyarakat desa. " Saat ini pembangunan peningkatan jalan sebagai akses distribusi pengangkutan hasil pertanian atau perkebunan masyarakat sedang dikerjakan,"sampainya.
Kegiatan konsultasi dan koordinasi Komisi I DPR Kab.Tabalong di Dinas PMD Kalsel berjalan dengan lancar dalam suasana kekeluargaan, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
(James-PIC Media & Informasi Prov. Kalsel)
Kamis, 26 Februari 2026
Koordinator Provinsi TPP Kalsel Usulkan Penambahan Insentif TPP
![]() |
| Foto bersama setelah penandatanagan Berita Acara |
Selasa, 20 Januari 2026
JALIN SINERGITAS DAN KOMUNIKASI, TAPM PROVINSI DAN DINAS PMD KALSEL GELAR RAKOR BERSAMA
Banjarbaru - Bertempat di salah satu ruangan aula Dinas PMD Kalsel, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi dan Dinas PMD Kalsel menggelar rapat koordinasi bersama, Senin (19/01/2026). Mewakili Kepala Dinas PMD Kalsel, Sekretaris Dinas PMD, Raden Mas Ernato Surya Jaya, hadir didampingi semua Kabid dan Kasi yang ada di Dinas PMD Kalsel. Pada pertemuan ini TAPM Provinsi hadir lengkap 5 orang, dipimpin langsung oleh Koordinator Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Provinsi, Mugiharto Wakhmadi, didampingi Arif Budiman, Jamah Syari, Johan Arifin, dan Meidhi Susanto. Rapat koordinasi kali ini dilaksananakan bertujuan memperkuat sinergitas dan komuninasi yang terjalin selama ini antara TAPM Provinsi dengan Dinas PMD Kalsel.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Sekdes PMD Kalsel, Raden Mas Ernato Surya Jaya. Mewalikili Kadis PMD Kalsel, Iwan Ristianto, dalam kata pembuka menyampaikan ucapan permohonan maaf Kadis PMD yang tidak dapat berhadir pada rapat koordinasi hari ini karena ada kegiatan yang tidak dapat diwakilkan. Selanjutnya, Raden Mas Ernato Surya Jaya, mengatakan rapat koordinasi kali ini dimanfaatkan untuk sinkronisasi program dan kegiatan semua bidang, serta sinkronisasi dengan kegiatan TAPM Provinsi. "Rapat koordinasi kali ini dimanfaatkan untuk sinkronisasi program dan kegiatan antar bidang dan juga sinkronisasi dengan kegian TAPM Provinsi, kita berharap dengan bantuan pendampingan oleh TAPM Provinsi target 2026 setiap bidang tercapai,"katanya.











